Kisah Haru Muazin yang Meninggal Usai Selesaikan Adzan Saat Gempa di Palu

Sosok Agil Ababil mengundang sebuah kisah pilu yang mengharukan, di antara ratusan korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 SR dan tsunami setinggi 1,5 meter memporak-porandakan Kota Palu, dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Agil merupakan mahasiswa S1 Jurusan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Saat gempa terjadi, Agil sedang melantunkan kumandang adzan Magrib.

Agil lebih memilih menyelesaikan lantunan azan daripada menyelamatkan diri. Padahal, guncangan gempa sangat kuat. Jemaah lain pun berhamburan keluar masjid untuk menyelamatkan diri. Tak berselang lama, bangunan masjid tersebut roboh akibat gempa dan Agil tewas tertimpa reruntuhannya.

 

Penulis: Rido

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *